- Tevez Merapat ke "Nyonya Tua"
- Mantap Bawa Turatea jadi Daerah Inovatif
- SYL Sindir Nurdin Ikut Campur
- Polisi Hajar Suami Istri
- Masyarakat Gerah, Gudang Bikin Macet
- Rektor Ragu Realisasi SPP Gratis
- Beckham Gantung Sepatu
- "PPP Target Dua Besar di Sulsel"
- Gratifikasi, Agus As Tersangka
- "Rujuk" dengan Ilham atau Legawa Mundur
Kisah Pilu Anggota Geng Motor
Kisah Pilu Anggota Geng Motor
MAKASSAR, BKM -- Geng motor kembali berulah. Namun, aksi geng motor kali ini berhasil dihalau warga saat terjadi bentrok antara anggota geng motor dengan warga Jalan Andi Mappanyuki dan Jalan Dr Ratulangi, Minggu (4/11) dini hari. Bahkan, satu anggota geng motor terjatuh dan dipukuli warga.
Peristiwa ini bermula ketika sejumlah anggota geng motor melintas dengan ugal-ugalan di Jalan Andi Mappanyuki. Mereka membunyikan suara motornya dengan keras sehingga mengusik warga yang sedang istirahat.
Tak menerima dengan aksi geng motor ini, warga melempari geng motor yang kebanyakan anak muda ini. Pelemparan ini ternyata mendapat perlawanan para geng motor sehingga subuh kemarin terjadi aksi kejar-kejaran antara warga dan geng motor.
Sial, salah seorang anggota geng motor berinisial OK (15) terjatuh. OK subuh itu dibonceng salah seorang rekannya. Tak pelak, OK langsung menjadi bulan-bulanan warga. Ia dipukuli dan ditendang. Beruntung, sebelum OK dihakimi oleh massa yang lebih banyak, ia langsung diamankan anggota Polsek Mariso dan Birmob.
Saat polisi melakukan penggeledahan, mereka menemukan ketapel dan beberapa mata panah yang diselipkan di pinggang OK. Ia pun langsung diamankan di kantor polisi.
Mustari salah seorang warga Jalan Andi Mappanyuki mengatakan, warga marah karena mereka terganggu dengan ulah geng motor. Malahan, warga memalang jalan dengan kayu, agar geng motor tidak ugal-ugalan di sepanjang jalan itu.
Kanit Reskrim Polsek Mariso Iptu Kosewanto yang turun di TKP mengamankan bentrok antar warga dengan geng motor mengatakan, saat anggota tiba di TKP geng motor sudah melarikan diri. "Saat di lokasi yang kami temukan hanya warga yang berjaga-jaga di pinggir jalan," katanya. (jul/B)






Komentar