- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
- PAN Bulat Usung None-Busrah
- "Anggota Dewan Malas"
- Pemkot Kehilangan Rp 10 M
- Tevez Merapat ke "Nyonya Tua"
- Mantap Bawa Turatea jadi Daerah Inovatif
- SYL Sindir Nurdin Ikut Campur
- Polisi Hajar Suami Istri
- Masyarakat Gerah, Gudang Bikin Macet
- Rektor Ragu Realisasi SPP Gratis
Warga Parepare Pertanyaan Manfaat KSB-IA
Warga Parepare Pertanyaan Manfaat KSB-IA
PAREPARE, BKM -- Sekitar 20 ribu Kartu Semangat Baru milik pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (KSB-IA) disebar di Kota Parepare. Namun, kehadiran kartu tersebut justru dipertanyakan warga soal pemanfaatannya. Bahkan, sebagian warga menilai KSB-IA membuat peta diskriminasi di kalangan warga masyarakat.
"Keberadaan KSB-IA ini sangat diskriminatif. Hanya warga pendukung IA saja katanya yang bisa gunakan. Kita juga belum tahu bagaimana pemanfaatannya, apakah apakah berlaku saat diberikan ke masyarakat atau nanti saat terpilih. Bilamana tidak terpilih, apakah kartu bebas ini juga berlaku?," tanya salah seorang warga saat jumpa pers dengan Tim Pejuang Pemenangan Ilham-Azis (TPP-IA) di Warkop Dg Sija, Parepare, akhir pekan lalu.
Pertanyaan kritis warga juga muncul terkait masyarakat Parepare yang tidak mendapatkan KSB-IA, apakah bisa merasakan kesehatan dan pendidikan bebas biaya.
Menurut Ketua TPP-IA, Ridha Ali, KSB-IA wajib dimiliki warga. Jika tidak memiliki, sulit mendapatkan pendidikan dan kesehatan bebas biaya. Tapi jika sudah memiliki, maka akan mendapat kesehatan dan pendidikan bebas biaya, termasuk bebas biaya lainnya yang tercantum dalam KSB-IA.
Kartu bebas IA, kata Ridha, akan disebarkan sekitar 20 ribu di Kota Parepare. Kartu ini baru bisa dimanfaatkan saat IA terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel periode 2013-2018 mendatang.
"Jadi, KSB-IA ini berfungsi saat IA menjadi gubernur Sulsel,” katanya.
Menurut dia, desain KSB-IA ini sudah dipikirkan oleh para ahli untuk dijual ke masyarakat agar dapat merasakan manfaatnya.
"Kami tidak membodohi masyarakat, tapi justru memberikan bebas biaya tanpa ada uang jaminan atau dibayar walaupun dikatakan gratis,” katanya.
Koordinator media center IA di Parepare, Abdullah Mubarak, mengatakan, pengadaan KSB-IA ini tidak memakai dana APBN dan APBD. (smr/ams/c)






Komentar