- Wabup Luwu Dilapor Ludahi Pensiunan PNS
- Disebut Anggota Dewan Malas, ARA cs Berang
- Sudah Terkepung, 2 Bandar Narkoba Lolos
- SPP Gratis Hanya Untuk S1, Diploma Gigit Jari
- Belum Terima Surat Kejati Agus AS: Saya Santai ji
- Agus Sebut Rp 750 Juta Sedekah
- DPRD Desak Dicopot Ilham Masih Pikir-pikir
- Roem: None Gembosi Golkar
- PNPM Bisakah Atasi Kemiskinan di Masa Depan?
- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
PPP Prioritaskan Kader
PPP Prioritaskan Kader
MAKASSAR, BKM -- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Busranuddin Baso Tika kembali menegaskan sikapnya terkait pelaksanaan Pilwali Makassar tahun 2013 mendatang.
Busra mengakui hingga sejauh ini partainya masih fokus memprioritaskan kadernya untuk maju di Pilwali Makassar. ''Kita fokus mengusung kader sendiri,'' ujar Busra usai menggelar konsodilidasi pengurus di Sekretariat PPP, Jl Batu Putih Makassar, belum lama ini.
"Tentu kami tetap prioritas ke kader internal PPP untuk kandidat Walikota. Banyak kader PPP yang punya potensi maju dan kami optimis bisa bersaing dengan figur lain," tegasnya.
Busranuddin juga menyampaikan, finalisasi siapa yang akan diusung PPP di Pilwali tergambar pada hasil musyawarah kerja pengurus cabang (Mukercab) yang rencananya digelar pertengahan Januari 2013 mendatang.
Hasil Mukercab akan mendorong kader PPP untuk ikut maju dalam bursa pencalonan Walikota Makassar, kendati hasil akhir menentukan hasil survei internal PPP nantinya.
"Yah, kita tetap mendorong kader kami. Nanti hasilnya kita tunggu di Mukercab dan hasil survei yang kami gelar," tambahnya.
Saat ini PPP menjadi salah satu partai politik yang memiliki tiga kursi di parlement Makassar. PPP juga dikabarkan lolos sebagai peserta Pemilu 2014 setelah melalui verifikasi berkas dan faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejumlah figur eksternal baik yang berasal dari Parpol maupun yang maju sebagai kandidat Walikota melalui jalur perseorangan mulai banyak merapat ke PPP untuk membangun komunikasi politik guna berkoalisi di Pilwali. Namum sejauh ini komunikasi tersebut masih sebatas nonformal.
"Survei kami tentu juga mengikutkan figur diluar partai. Siapapun yang tingkat surveinya bagu itu yang kami usung. Memang ada beberapa figur eksternal yang mulai merapat, tapi kami belum menetapkan sikap," kata legislator DPRD Makassar itu. (ril/ila/B)





