- Beckham Gantung Sepatu
- "PPP Target Dua Besar di Sulsel"
- Gratifikasi, Agus As Tersangka
- "Rujuk" dengan Ilham atau Legawa Mundur
- BBJN akan Bongkar 620 Reklame di Makassar
- Populasi Rakyat Belum Tertangani Serius
- Adu Tajam Ronaldo-Falcao
- Mahasiswa UNM Divonis Seumur Hidup
- Ngotot Maju, Golkar tak Takut Pecat Aru-Haris YL
- "Nda Usah Mundur, Cukup Perbaiki Kinerja"
Puasa Gelar The Gunners Bakal Panjang
Puasa Gelar The Gunners Bakal Panjang
BRADFORD, BKM -- Langkah Arsenal terhenti di babak perempatfinal Piala Liga Inggris. Bertanding melawan klub asal League Two, Bradford City, di Stadion Valley Parade, The Gunners tersingkir setelah kalah dalam babak adu penalti.
Kekalahan ini membuka potensi buruk bakal berkepanjangannya paceklik gelar The Gunners.
Pada pertandingan yang berlangsung Rabu (12/12) dini hari tersebut, Arsenal tampil dengan tim terbaiknya. Santi Cazorla, Jack Wilshere, Thomas Vermaelen, Lukas Podolski, hingga Wojciech Szczesny tampil sejak awal. Namun, laga tidak berjalan mudah buat mereka.
Malah, Bradford unggul lebih dulu ketika pertandingan memasuki menit ke-16. Adalah Garry Thompson yang membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Tendangan volinya menyambut sodoran Will Atkinson tak mampu dibendung Szczesny.
Arsenal punya beberapa peluang setelahnya. Namun, skor 1-0 tersebut bertahan sampai babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Arsenal kembalin mendapatkan beberapa peluang. Salah satunya melalui tendangan Aaron Ramsey di menit ke-53. Tetapi, tendangan Ramsey masih menyamping.
Pada menit ke-79, Wilshere melepaskan tembakan dari jarak sekitar 20 meter. Namun, kiper Matt Duke masih bisa menepisnya.
Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya lahir di menit ke-87. Sebuah umpan dari Cazorla berhasil diselesaikan dengan baik oleh Vermaelen. Skor berubah menjadi 1-1.
Arsenal gagal menambah gol lagi di sisa waktu normal. Peluang Tomas Rosicky semenit setelah gol Vermaelen juga tidak menghasilkan apa-apa. Tendangannya masih menyamping. Begitu pula dengan tendangan Cazorla di menit 90, yang masih bisa dihalau oleh Duke.
Pada extra-time, Arsenal tampil mengurung pertahanan Bradford. Cazorla lagi-lagi mendapatkan peluang. Tetapi, tendangannya pada menit ke-108 masih membentur mistar gawang. Empat menit berselang, tendangan gelandang asal Spanyol itu juga masih melebar.
Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Dua penendang pertama Bradford, Nathan Doyle dan Gary Jones, berhasil melakukan tugas masing-masing dengan baik. Sebaliknya, Cazorla dan Marouane Chamakh gagal. Tendangan Cazorla ditepis Duke dan tendangan Chamakh mengenai tiang. Bradford unggul 2-0.
Selanjutnya, penendang ketiga Bradford, Stephen Darby, gagal lantaran ditepis Szczesny dan Wilshere membuat Arsenal memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Penendang keempat Bradford, Alan Connell, sukses mengeksekusi tendangan dengan baik dan begitu juga dengan penendang keempat Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Bradford.
Bradford kemudian punya peluang untuk mengakhiri pertandingan lewat penendang kelima mereka, Ritchie Jones. Hanya saja, tendangan Jones ditepis oleh Szczesny. Skor tetap 3-2 dan peluang Arsenal pun hidup lagi.
Sial bagi Arsenal, penendang kelima mereka, Vermaelen, malah gagal. Duke sudah bergerak ke arah yang salah. Namun, tendangan Vermaelen malah mengenai tiang dan Arsenal pun tersingkir.
Wenger: Arsenal Akan Segera Bangkit
Kalah dari klub seperti Bradford City memang terasa mengecewakan bagi Arsenal. Namun, Arsene Wenger menjanjikan timnya tak akan berlama-lama bersedih dan siap bangkit demi meraih kemenangan lagi.
Kegagalan seperti ini pun mengulangi kejadian dua tahun lalu di final Piala Liga Inggris saat kalah dari Birmingham meskipun mereka difavoritkan untuk jadi juara.
Setelah kekalahan itu, Arsenal pun beruntun gagal di tiga ajang lain yang diikuti dan harus memperpanjang puasa gelarnya. Hal seperti ini ditakutkan akan kembali terjadi musim ini dan bisa membuat 'Tim Gudang Peluru' kembali hampar gelar di akhir musim.
Tapi Wenger menegaskan jika anak asuhnya akan segera melupakan kekalahan itu dan kembali fokus di ajang lain seperti Premier League dan juga Piala FA demi menjaga peluang meraih trofi juara.
"Ini bukan soal minimnya kualitas. Kami tidak bisa mengonversi peluang-peluang kami untuk berbagai alasan. Secara keseluruhan ini benar-benar pertandingan sebuah turnamen. Saya tidak bisa menyalahkan usaha tim kami," ujar Wenger di Soccernet.
"Kami akan segera melupakan kekalahan ini. Ini jadi bagian dari klub kami dan itu yang akan kami lakukan," tutupnya.(detik)





