- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
- PAN Bulat Usung None-Busrah
- "Anggota Dewan Malas"
- Pemkot Kehilangan Rp 10 M
- Tevez Merapat ke "Nyonya Tua"
- Mantap Bawa Turatea jadi Daerah Inovatif
- SYL Sindir Nurdin Ikut Campur
- Polisi Hajar Suami Istri
- Masyarakat Gerah, Gudang Bikin Macet
- Rektor Ragu Realisasi SPP Gratis
Barca Kokoh, Madrid Buang Handuk
Barca Kokoh, Madrid Buang Handuk
BARCELONA, BKM -- Tercipta lima gol pada laga Barcelona versus Atletico Madrid dalam lanjutan La Liga. Sempat tertinggal lebih dahulu, Barca akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1.
Pada pertandingan di Camp Nou, Senin (17/12) dini hari, Atletico sempat mengejutkan Barca. Gol cantik Radamel Falcao membuat tim tuan rumah tertinggal.
Tapi, di akhir babak pertama, Barca sudah membalikkan keadaan. Gol Adriano dan Sergio Busquets membuat mereka memimpin 2-1 saat turun minum.
Di babak kedua, Barca menambah dua gol lagi. Dua gol tambahan ini diborong oleh Lionel Messi.
Hasil ini makin memantapkan posisi Barca di puncak klasemen sementara La Liga. Los Cules kini mengumpulkan 46 poin dari 16 pertandingan, unggul sembilan angka atas Atletico yang ada di posisi kedua dan 13 poin atas Real Madrid yang ada di urutan ketiga.
Atletico nyaris memimpin pada menit kesembilan. Umpan lambung Koke diteruskan Falcao dengan kepalanya, bola membentur sisi dalam tiang gawang sebelum bergulir keluar area.
Falcao kembali menebar ancaman di menit ke-24. Dia berlari dari tengah lapangan untuk mengejar bola dari rekannya dan berhasil menusuk ke kotak penalti. Tapi, penyelesaiannya masih melebar.
Berselang lima menit, giliran Barca yang mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Messi. Namun, bola tendangan Messi tak mengarah ke gawang.
Falcao benar-benar mencatatkan namanya di papan skor saat laga berumur 31 menit. Dalam sebuah serangan balik, Falcao yang mendapatkan umpan dari Diego Costa berlari dari tengah lapangan, memenangi adu sprint melawan Busquets, sebelum menaklukkan Victor Valdes lewat tembakan chip yang mengagumkan.
Barca cuma butuh lima menit untuk menyamakan kedudukan. Adriano yang menguasai bola di sisi kanan mengecoh dua pemain lawan dan mengakhiri aksinya dengan tembakan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti. Bola menghunjam pojok gawang tanpa bisa dijangkau kiper Thibaut Courtois.
Tim tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-45. Sebuah tendangan penjuru menimbulkan kemelut di kotak penalti Atletico, bola liar kemudian mengarah ke Busquets. Dengan ketenangan luar biasa, Busquets menahan bola sesaat sebelum menendang bola ke pojok atas gawang.
Babak kedua berjalan 12 menit, Barca menambah keunggulannya menjadi 3-1. Usai menerima umpan dari Alexis Sanchez, Messi melepaskan diri dari kawalan satu pemain lawan sebelum melepaskan tembakan dari depan kotak penalti. Meski sudah menjatuhkan diri, Courtois tak bisa menjangkau bola yang menggetarkan gawangnya.
Memasuki menit ke-80, Andres Iniesta berpeluang mencetak gol keempat Barca. Tapi, tendangannya bisa digagalkan oleh Courtois.
Messi akhirnya menutup kemenangan Barca lewat gol keduanya pada menit ke-88. Berawal dari kesalahan fatal yang dilakukan Diego Godin di kotak penalti Atletico, bola direbut Messi dan kandidat pemain terbaik dunia 2012 itu tanpa kesulitan mengirim bola ke dalam gawang.
Mourinho: Nyaris Tak Mungkin Menangi La Liga
Real Madrid membuang peluang merapatkan jarak ke puncak klasemen setelah diimbangi Espanyol. Meski paruh musim belum terlalui, Jose Mourinho mulai menyerah dan menyebut kalau kans menjuarai La Liga sangat sulit.
Sempat tertinggal lebih dulu, Madrid sepertinya akan tetap merebut tiga poin di Santiago Bernabeu setelah Cristiano Ronaldo dan Fabio Coentrao mencetak dua gol yang membalikkan keadaan. Namun hanya tiga menit sebelum waktu normal berakhir Espanyol mencetak gol penyama. Pertandingan pun berakhir dengan 2-2.
Ini adalah kali keenam Madrid gagal meraih hasil maksimal di musim ini, dengan rincian tiga laga imbang dan tiga kekalahan. Tambahan satu poin tak mengubah posisi El Real di urutan tiga dengan poin 33, terpaut empat dari Atletico Madrid dan 10 dari Barcelona sebagai dua klub penghuni posisi teratas.
Laga kontra Espanyol sejatinya jadi kesempatan Madrid merapatkan jarak, mengingat Barca dan Atletico saling berhadapan di Camp Nou. Namun fakta bahwa cuma satu poin yang didapat, Mourinho merasa kalau peluang mempertahankan gelar La Liga nyaris tak mungkin dilakukan.
"Saya tidak pernah berada di situasi seperti ini sebelumnya, kehilangan begitu banyak poin. Saya akan mencoba menuntaskan musim di posisi terbaik. Berjuang merebut titel. Tapi liga nyaris tak mungkin," cetus Mourinho seperti diberitakan Marca.
Jika Barcelona berhasil mengalahkan Atletico maka jarak Madrid dengan The Catalans akan kembali melebar menjadi 13 poin. Meski tengah musim belum lagi terlalui, mengejar Lionel Messi cs dengan jarak poin sebesar itu memang bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi Barca justru sama sekali belum kalah di La Liga Primera musim ini.
Dengan kondisi seperti itu, prioritas Iker Casillas dkk memenangi trofi adalah di Copa Del Rey dan Liga Champions.
"Ada 10 poin yang bisa bertambah menjadi 13 poin. Terlalu banyak di tahap ini. Tahun lalu kami unggul 10 di Februari dan terus menjaga keunggulan. Tapi jika kami bisa meningkatkan performa di liga, kami akan memaksimalkan Copa dan Liga Champions," lanjut pelatih asal Spanyol itu.(detik)





