Mourinho Digoyang

MADRID, BKM -- Jose Mourinho menyebut dirinya tidak akan mundur dari kursi pelatih, sementara manajemen klub juga belum mengambil keputusan terkait pria asal Portugal itu. Tapi di mata fans Real Madrid, Mourinho sudah saatnya di-PHK. Madrid menelan kekalahan keempatnya di La Liga musim ini saat bertandang ke Malaga, di pertandingan penutup tahun 2012. Hasil tersebut membuat peluang 'Si Putih' mempertahankan gelar juara Liga Spanyol benar-benar sangat tipis karena kini ada 16 poin yang menjurang antara mereka dengan Barcelona di posisi teratas.
Usai kekalahan atas Malaga tersebut, Mourinho menegaskan kalau dirinya tak akan menyerah dan mundur begitu saja dari kursi pelatih. Sejauh ini manajemen klub juga belum memberi pernyataan soal masa depan eks pelatih Chelsea dan Inter Milan itu.
Kalau manajemen klub masih bersabar, tidak demikian dengan fans. Serangkaian hasil buruk yang didapat di paruh pertama musim sudah membuat mereka gerah dan sebagian besar sepakat kalau Mourinho sudah saatnya diberhentikan. Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Marca mengungkapkan hal tersebut.
Dari sekitar 100 ribu fans Madrid yang dijaring dalam polling tersebut, sebagian besar meminta terjadi pergantian pelatih di klub kesayangannya itu. Jumlahnya sangat besar karena sebanyak 82,4% memilih menjawab 'Ya' untuk pemecatan Mourinho.
Selain performa yang dianggap menurun, hal lain yang membuat popularitas Mourinho menurun di mata fans adalah terkait keputusan dia mencadangkan Iker Casillas dalam laga kontra Malaga tersebut. Menurut catatan Infostrada, itu adalah kali pertama sejak tahun 2002 Casillas duduk di bangku cadangan Madrid.
Diyakini kalau masa depan Mourinho di Santiago Bernabeu sangat bergantung pada kiprah Madrid di Liga Champions. Di kompetisi antarklub terbaik Eropa itu Madrid membidik titelnya yang ke-10, dan kini mereka sudah sampai babak 16 besar untuk menantang Manchester United.

Dinilai Perlakukan Casillas dengan Tidak Adil

Keputusan pelatih Real Madrid Jose Mourinho untuk mencadangkan Iker Casillas di laga kontra Malaga dianggap sebagai kesalahan. Hal itu dinilai sebagai perlakuan tidak adil dari Mourinho kepada Casillas.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, Casillas adalah kiper nomor satu Madrid dan posisinya tak pernah terusik. Dia cuma tidak bermain kalau cedera, kena hukuman, atau laga yang dijalani Los Blancos memang tidak terlalu penting. Selain sebagai kiper, Casillas juga punya peran penting sebagai kapten tim.
Tapi, di laga melawan Malaga, akhir pekan lalu, Casillas secara mengejutkan cuma jadi penghangat bangku cadangan. Mourinho memutuskan untuk memasang kiper kedua Antonio Adan.
Sialnya, keputusan berani dari Mourinho itu berujung tidak menyenangkan. Madrid kalah 2-3 pada laga tersebut dan kini tertinggal 16 poin dari Barcelona di papan klasemen sementara La Liga.
Apa sebenarnya alasan Mourinho mencadangkan Casillas? Kabarnya, hal tersebut merupakan hukuman atas hasil-hasil tak maksimal yang didapat Madrid dalam beberapa pertandingan terakhir. Mourinho menganggap Casillas bertanggung jawab atas hal tersebut.
Menurut mantan kiper Madrid, Francisco Buyo, apa yang dialami Casillas adalah sebuah ketidakadilan. Kalau memang Madrid meraih hasil buruk, yang harus bertanggung jawab bukan cuma satu pemain saja.
"Saya tak akan berpikir Mourinho punya masalah pribadi dengan Casillas. Kalau kita melihat penampilan Madrid, mayoritas pemain tidak berada pada level yang diharapkan oleh suporter dan para pemegang saham," ujar Buyo di ESPN Star.
"Ada sesuatu yang salah. Akan jadi tidak adil untuk menyalahkan Iker dengan mencadangkannya di laga melawan Malaga. Saya tak akan menyebut nama, tapi ada banyak yang bermain di bawah standar," kata pemain Madrid pada periode 1986-1997 ini.(detik)

Share

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner

kunjungi : www.rovindo.com

pusat komputer terkini dapatkan dengan harga murah untuk speksifikasi yang tidak terdapat di rovindo bisa hub 081241000553 untuk perbandingan terimakasih

Login / Registrasi






Forgot login?
Register