Galat
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory

Menteri LH Puji Syahrul

MAKASSAR, BKM -- Menteri Lingkungan Hidup Beerth Kambuaya memuji gebrakan Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo sebagai orang yang ekstra ordinary person atau orang yang memiliki kemampuan di atas manusia biasa. Bahkan, ia pun menyatakan kalau Syahrul selama ini bekerja demi memajukan Sulsel khususnya pelestarian lingkungan hidup.
"Pak Syahrul itu ekstra ordinary person, sangat luar biasa. Jadi, jangan coba-coba jadi Gubernur Sulsel kalau belum bisa menyaingi kemampuan beliau. Tidak gampang menjadi Gubernur Sulsel," kata Beerth, di sela-sela acara Pembekalan Lingkungan Hidup Bagi Pramuka, Kerjasama Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumapapua, Kementrian Lingkungan Hidup dengan Kwartir Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, di Hotel Aryaduta Makassar, Rabu (5/9).
Ia mengungkapkan, Syahrul adalah pemimpin yang punya komitmen tegas dan jelas terhadap pelestarian lingkungan hidup. Pasalnya, pendidikan dan kesehatan akan baik jika lingkungan baik.
Menurutnya, pelayanan publik termasuk menghadirkan lingkungan yang baik, merupakan tanggung jawab kepala daerah. Warga harus minum air yang bersih dan menghirup udara yang bebas polusi. "Semua itu menjadi tanggung jawab kepala daerah. Jangan sekali-kali pilih pemimpin yang tidak care terhadap lingkungan karena dampaknya besar," imbaunya.
Sementara, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, semua orang harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan, termasuk Pramuka. Sebagai warga negara, kita tidak boleh merugikan atau mengkorupsi apa yang ada di negeri ini,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, dalam 4 tahun terakhir, di Sulsel telah ditanam 125 juta pohon. Pasalnya, ia meyakini, memperbaiki lingkungan harus diubah dengan agenda intelektual, manajemen agenda, dan perilaku yang baik.
"Di Sulsel ini, RAB/RAK pembangunan jalan harus disertai dengan penanaman pohon dan tercantumkan anggarannya," ungkapnya. (M6/PR2/C)

Share

Comments are now closed for this entry

kunjungi : www.rovindo.com

UTAMA

Login / Registrasi






Forgot login?
Register