- Agus Sebut Rp 750 Juta Sedekah
- DPRD Desak Dicopot Ilham Masih Pikir-pikir
- Roem: None Gembosi Golkar
- PNPM Bisakah Atasi Kemiskinan di Masa Depan?
- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
- PAN Bulat Usung None-Busrah
- "Anggota Dewan Malas"
- Pemkot Kehilangan Rp 10 M
- Tevez Merapat ke "Nyonya Tua"
- Mantap Bawa Turatea jadi Daerah Inovatif
Libatkan Ribuan Orang, Sebar 210 Kontainer Sampah
Libatkan Ribuan Orang, Sebar 210 Kontainer Sampah
MAKASSAR, BKM -- Gerakan Makassar Bebas Sampah (Mabasa), Jumat (14/9) pagi ini pukul 06.00 Wita, dicanangkan dalam sebuah upacara siaga kebersihan di Lapangan Emmy Saelan, Jalan Hertasning, Makassar. Gerakan penyadaran ini melibatkan puluhan ormas, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, 150 petugas kebersihan serta 210 kontainer sampah yang ditempatkan di 14 kecamatan.
Gerakan Mabasa adalah program yang digagas Pemerintah Kota Makassar bersama Harian Berita Kota. Gerakan ini turut melibatkan ribuan pelajar, Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Gadjah Mada, ormas Islam Wahdah Islamiyah serta tim pejuang dari pasangan calon Gubernur Sulsel Ilham Arief Sirajuddin- Aziz Qahhar Mudzakkar (IA).
Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan, pencanangan hari ini akan menjadi titik awal penyadaran masyarakat untuk memerangi sampah. Dengan pelibatan unsur-unsur ormas, pelajar dan masyarakat umum, gerakan Mabasa diharapkan menyentuh sampai ke lapisan paling bawah.
"Dan kita harapkan ini bukan sekadar program seremoni, melainkan ada pencapaian nyata di lapangan. Jika semua sudah terlibat memerangi sampah, saya yakin Makassar akan menjadi kota yang bersih," ujar Ilham.
Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Makassar Muhammad Kasim, mengatakan, pihaknya menyambut baik gerakan. Sebagai dinas teknis, dinas kebersihan telah menyiapkan 150 personel kebersihan yang disebar di sejumlah titik.
"Mereka berada dibarisan depan memerangi sampah. Saya sudah siagakan mereka untuk turun besok (hari ini-red)," ujar Kasim.
Kasim yakin gerakan ini akan sukses, karena melibatkan masyarakat umum dan ormas. Sebenarnya kata dia, inilah yang dinantikan selama ini, yakni terlibatkan masyarakat secara langsung dalam masalah kebersihan.
Apalagi dengan dukungan 210 kontainer yang sudah tersebar di titik-titik pembuangan sampah di 14 Kecamatan, efektivitas gerakan Mabasa akan dirasakan bersama. "Masalah sampah inikan tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat sudah menyatakan ingin turut ambil bagian, itu sebuah kemajuan luar biasa. Saya yakin kita bisa membuat kota ini lebih bersih," papar Kasim.(PR2/sya/B)
Share






Komentar