- Wabup Luwu Dilapor Ludahi Pensiunan PNS
- Disebut Anggota Dewan Malas, ARA cs Berang
- Sudah Terkepung, 2 Bandar Narkoba Lolos
- SPP Gratis Hanya Untuk S1, Diploma Gigit Jari
- Belum Terima Surat Kejati Agus AS: Saya Santai ji
- Agus Sebut Rp 750 Juta Sedekah
- DPRD Desak Dicopot Ilham Masih Pikir-pikir
- Roem: None Gembosi Golkar
- PNPM Bisakah Atasi Kemiskinan di Masa Depan?
- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
- Galat
-
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
APBD 2013, Pemprov Target PAD Rp 2,5 Triliun
MAKASSAR, BKM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menargetkan kenaikan sekira 10 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 2,4 triliun pada tahun 2012 ini menjadi Rp 2,5 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2013.
Saat ini draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (PPAS)Tahun 2013 masih dibahas di DPRD Sulsel.
Target PAD tersebut dibenarkan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemprov Sulsel, yang juga pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Yaksan Hamzah, Minggu (23/9).
"Sumber PAD tersebut, diperoleh dari dana perimbangan dan sumber pendapatan lainnya," singkat Yaksan. Bahkan, kata dia, alokasi belanja untuk APBD 2013 tetap mengacu kepada petunjuk-petunjuk yang secara umum, karena pemerintah telah memiliki beberapa kebijakan seperti penyelesaian target dokumen perencanaan seperti RPJMD serta sinkronisasi program pemerintah pusat dengan daerah.
Apalagi terdapat 12 program prioritas pemerintah pusat yang harus dijabarkan dan dibiayai dari anggaran yang bersumber dari APBD Sulsel 2013 mendatang diantaranya pendidikan, kesehatan dan kemiskinan.
Disamping itu, jelas Yaksan, pertumbuhan ekonomi juga diharapkan masih tetap tinggi dari pertumbuhan nasional. Artinya, perkiraan-perkiraan kita itu kemudian asumsi-asumsi dasar yang kita pakai.
"Diharapkan pertumbuhan ekonomi kita masih bisa bergerak sekitar 8 persen. Tingkat inflasi juga diharapkan dibawah tingkat inflasi nasional, karena Sulsel pernah mencapai 2,8 persen, sedang nasional mencapai 5 persen. Tentu kita berharap, tahun 2013 masih bisa dengan kondisi seperti itu,"jelasnya.
Sebelumnya target PAD Rp2,5 triliun juga diharapkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat penandatangan memorandum of understanding (MoU) Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Perencanaan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) rancangan umum APBD 2013 di Gedung Tower DPRD Sulsel.
"Pihak pemerintah akan terus meningkat pertumbuhan ekonomi yang rata-rata di atas tujuh persen, merupakan pertumbuhan tinggi di atas rata-rata nasional. Kita akan percepat pelayanan hak dasar dan distribusi pendapatan," kata Syahrul.
Mantan Bupati Gowa ini juga menyinggung adanya perbedaan sikap politik sejumlah kalangan. Demi mencapai target Rp 2,5 triliun, Syahrul mengajak semua pihak untuk bekerjasama demi peningkatan pembangunan Sulsel. (M6/PR2/C)

kunjungi : www.rovindo.com


