- Wabup Luwu Dilapor Ludahi Pensiunan PNS
- Disebut Anggota Dewan Malas, ARA cs Berang
- Sudah Terkepung, 2 Bandar Narkoba Lolos
- SPP Gratis Hanya Untuk S1, Diploma Gigit Jari
- Belum Terima Surat Kejati Agus AS: Saya Santai ji
- Agus Sebut Rp 750 Juta Sedekah
- DPRD Desak Dicopot Ilham Masih Pikir-pikir
- Roem: None Gembosi Golkar
- PNPM Bisakah Atasi Kemiskinan di Masa Depan?
- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
- Galat
-
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
- JFolder::create: Could not create directory
Pola SRI Tingkatkan Produksi Pertanian
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Pangkep, Sriwati mengatakan, sektor pertanian telah melakukan terobosan baru dengan metode atau pola SRI, yaitu sistem pertanian organik. Salah satu kelebihan sistem ini ramah lingkunan, bebas pestisida dan bahan kimia lainnya.
Dengan menggunakan program SRI ini produktifitas pertanian akan lebih meningkat, dapat mencapai 8 ton per hektar untuk tahun pertama. Selanjutnya akan bertambah seiring dengan semakin baiknya struktur tanah karena menggunakan bahan organik, yakni MOL (Micro Organik Lokal) yang dibuat oleh petani sendiri.
"Mengawali program SRI ini, telah terdapat 7 kelompok pelaksana di Kecamatan Minasate'ne dengan luas areal 140 hektar lahan. Selebihnya tersebar di Kecamatan Balocci, Labakkang, Ma'rang, Segeri dan Mandalle seluas 400 Hektar. Panen perdana telah menghasilkan 8,5 ton di Kelurahan Biraeng," kata Sriwati.
Bupati Pangkep, H Syamsuddin A Hamid mengatakan, program inovasi yang dilakukan ini dapat terus dikembangkan di daerah ini. "Kami akan berusaha melengkapi sarana dan prasarana infrastruktur pertanian agar potensi SDA di Pangkep dapat lebih maksimal," ujarnya.
Data dari Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Pangkep, menyebutkan produktifitas padi dalam kurun waktu satu tahun terakhir mengalami peningkatan sebesar 10 persen. Jumlah produksi padi untuk tahun 2012 sebesar 168.238 ton gabah giling kering (GBK), atau setara 109.354 ton beras di lahan seluas 10 ribu hektar. Sedangkan pada tahun 2011 hanya mencapai angka 67.500 ton, mampu berkontribusi sebesar 2 juta ton atau sekitar 3,4 persen beras untuk Provinsi Sulsel. (*/rus)

kunjungi : www.rovindo.com


