- Wabup Luwu Dilapor Ludahi Pensiunan PNS
- Disebut Anggota Dewan Malas, ARA cs Berang
- Sudah Terkepung, 2 Bandar Narkoba Lolos
- SPP Gratis Hanya Untuk S1, Diploma Gigit Jari
- Belum Terima Surat Kejati Agus AS: Saya Santai ji
- Agus Sebut Rp 750 Juta Sedekah
- DPRD Desak Dicopot Ilham Masih Pikir-pikir
- Roem: None Gembosi Golkar
- PNPM Bisakah Atasi Kemiskinan di Masa Depan?
- Polda Ancam Jemput Paksa Ibrahim Rewa
PDIP: 2014, Intelijen Harus Netral
"PDIP mengharuskan kepada segenap aparatur intelijen negara untuk netral. Tidak mempunyai sikap membela partai atau calon presiden tertentu," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo di kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa 14 Agustus 2012.
PDI Perjuangan tak lupa meminta TNI dan Polri juga netral saat pesta rakyat nanti. Demi menjaga netralitas ini, PDI Perjuangan juga menggandeng partai lain untuk bersama-sama menjaga netralitas ini.
PDI Perjuangan juga menuntut netralitas Komisi Pemilihan Umum serta Badan Pengawas Pemilu. "IT KPU harus transparans disampaikan terbuka ke seluruh partai politik peserta Pemilu," ujar Tjahjo.
Netralitas itu juga harus ditunjukkan dengan pengumuman Daftar Pemilih Tetap secara obyektif dan transparans. Sehingga peserta pemilu dan masyarakat yang mempunyai hak politik bisa menggunakan haknya dalam Pemilu.
"Mengharapkan kepada pemerintah untuk mendukung KPU melaksanakan pemilu secara jujur, adil dan demokrasi," ujar dia. (vivanews)


